Langsung ke konten utama

Buku Android App Inventor : Membuat Aplikasi Android tanpa Kode Program


Untuk mempelajari atau sekedar ingin membuat Aplikasi Android, App Inventor merupakan tool yang sangat mudah dipelajari dan digunakan. Ini tidak lain karena dengan App Inventor siapapun tidak perlu punya latar belakang programmer atau IT. Tidak ada kode-kode progam yang sulit dipahami oleh orang awam di App Inventor, semua sudah dibungkus menjadi objek-objek visual seperti Puzzle.

Kita tinggal memasukkan komponen-komponen yang sudah tersedia kemudian menggabungkan, memasukkan, atau mengkonfigurasi potongan-potongan "Puzzle" tersebut dan viola akan jadi sebuah aplikasi Android yang sama fungsinya dengan yang dibuat dengan programming rumit.

Untuk yang sedang atau baru masuk ke Fakultas Matematika, Komputer, Informatika dll, App Inventor juga akan menjadi panduan yang luarbiasa untuk mengasah logika. Dan bagi yang masuk ke jurusan Informatika, App Inventor akan membuat anda lebih memahami bagaimana OOP atau Object Oriented Programming, karena  "Puzzle" itu bisa dilihat sebagai sebuah objek yang pada kebanyakan bahasa pemrograman dibangun dari kode-kode baris demi baris, dan pada App Inventor kita tinggal menggunakannya atau merangkainya dengan objek lain.

Apalagi yang ingin mempelajari bagaimana mobile developing, apabila kita telah terbiasa membuat aplikasi desktop atau web, ada beberapa yang berbeda yang akan kita temukan pada mobile developing. Karena disini kita akan menemukan bagaimana menghandle touch screen, koneksi data, akses kamera,  juga berbagai sensor misal GPS, Accelerometer dll, dan ini tidak ditemukan pada Desktop dan Webbased Programming.

Bagi pendidik App Inventor juga bisa digunakan untuk mengasah logika matematika, kreatifitas dan juga seni. Ini sudah dibuktikan di US, beberapa sekolah sudah menggunakan App Inventor dalam mengasah kreatifitas siswa. Dan sekarang setelah oleh Google di jadikan Open Source, App Inventor akan semakin dikembangkan lebih jauh, dan bertambah keren karena sepertinya akan dikawal oleh MIT University dan komunitas Open Source dunia. 

Dan selain itu semua, apabila anda ingin bermain-main dengan handset Android anda, sekedar membuat aplikasi lucu-lucuan, misal ucapan selamat untuk pacar anda, teman-teman anda, ... merekam suara anda, memaket foto-foto anda dan kemudian membaginya, anda akan benar-benar jatuh cinta pada App Inventor ini, ...Well ..... lets dive into creativity & innovation world ...




isi dari buku antara lain :

Bagian I Projek Latihan
# Berkenalan dengan App Inventor 
# Memulai App Inventor 
# Hello World 
# PaintPot 
# Paintpot dengan Kamera 
# Whac Kecoa 
# Super SMS 
# Jogja Map Tour 
# Android Parkir 
# Remote Control Robot Lego NXT 
# Quiz Kita 
# Take Quiz 

Bagian II Konsep Dasar
# Memahami Arsitektur 
# Rekayasa dan Debugging Aplikasi 
# Properti dan Variabel 
# Blok Kondisi Bersyarat 
# List Data 
# Blok Pengulangan 
# Database 
# Sensor


Update 10 Oct 2011 : 
# Buku sebagian sudah dicetak, bbrp pre-order sudah dikirim, semoga bermanfaat
# Halaman Block Lengkap berwarna, sehingga akan memudahkan dalam memahami dan mempelajari

Update November 2011 : 
# Buku sudah tersedia di toko-buku Togamas, Gramedia
# Apabila habis atau anda tidak menemukan di toko buku, silahkan order online (Akan kami kirim apabila masih tersedia)









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Motorola Devour specs: 3.1-inch screen, Android 1.6, MotorBLUR

Posted on Tuesday, Feb 2, 2010 by Phil Nickinson We brought you the promotional packaging for the Motorola Devour . But how would you like some specs? Here we go with the phone formerly known as the Calgary, which we're expecting on Verizon anytime now. (Yes, that's a Droid in the picture above. We're told that's just a placeholder.) The biggies: Android 1.6 ( Donut ) with MotoBLUR . A 3.1-inch touchscreen (320x480). 3MP camera. Verizon is requiring a data plan, and the $350 early termination fee is in effect. It comes with an 8GB microSD card. Still no word on price or when it will go on sale, but we're told it could be anytime now. There's a better breakdown and more screenies after the break. 3.1-inch touchscreen at 320x480. Dimensions: 4.55x2.4x0.61 inches. Weight: 6.35 ounces Talk time: Up to 340 minutes Standby time: Up to 440 hours Horizontal slider keyboard. 3-megapixel camera. EVDO Rev. A. WiFi b/g aGPS Audio formats: AAC, AAC+, ...

Sharp LYNX 3D Smartphone Android 3.8 Inci Terbaru Tidak Perlu Kacamata 3DSharp LYNX 3D Smartphone Android 3.8 Inci Terbaru Tidak Perlu Kacamata 3D By

Selain meluncurkan smartphone Android yang mampu menampilkan 3D tanpa kacamata yaitu Sharp Galapagos 3D , Sharp ternyata juga meluncurkan smartphone terbarunya bernama Sharp LYNX 3D SH-03C bagi NTT Docomo di Jepang. Smartphone Android 3D ini menawarkan spesifikasi mumpuni dengan prosesor 1 Ghz, kamera 9.6 Mp, digital tv tuner, layar berukuran 3.8 inci. Perangkat ponsel 3D ini akan menggunakan sistem operasi Android 2.1 walau carrier akan menawarkan update ke versi 2.2 yang bisa mendukung Flash 10.1 dan kemampuan tethering. ( sumber ) Ayo kita lihat video Sharp LYNX 3D: source : beritateknologi

Samsung Galaxy S Pro With Keyboard Rumored

There are touchscreen only fans and hardware keyboard fans and some folks are adamant about having it one way or another. That’s why when an amazing mobile phone like the Motorola Droid – or in this case the Samsung Galaxy S – are announced, one knee-jerk reaction is to wonder what the phone would be like if they offered an alternate version. We’re all familiar with the practice of adding a slideout QWERTY and slapping a “Pro” on to the end of the name, and that is exactly what HDBlog.it are suggesting will happen with the Samsung Galaxy S. The above picture is only a mock-up and is NOT real. But, rumor has it a phone that looks very similar to the Galaxy S will add the keyboard and start selling in late summer, after the original S has been on the market a couple months. Is there any truth to the rumor? No way of knowing. Would you be happy if the rumor came true? Different question completely… and one that I’d love for YOU to answer. by Rob Jackson on March 30th, 2010 Sumber : Ph...